Parlemen di kala demokrasi
liberal banyak di kritik, salah satunya tidak menghasilkan pemerintahan
stabil yang dapat membawa pada pencapaian cita-cita kemerdekaan seperti
yang dimimpikan itu.
Partai-partai melalui
wakil-wakilnya di parlemen hanya saling gontok-gontokan,
jatuh-menjatuhkan sehingga kabinet tidak pernah berumur panjang.
Pemerintahan silih berganti, ada yang hanya berumur tak sampai setahun.